Friday, July 18, 2014

Mengapa "Saham Bonus" Bukan Bonus, Bagian 1

[Pos ini ©2014 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Kalau anda belum tahu arti istilah saham bonus, silahkan baca dulu pos "Arti Istilah 'Saham Bonus'." 


Ketika anda mendengar kata "bonus", apa yang terlintas di benak anda?

"Bonus adalah suatu hal positif yang tak terduga," jawab anda. "Sesuatu yang tidak biasa yang sifatnya tambahan, yang menguntungkan dan punya nilai lebih."

Setuju.

Kalau anda mendengar kata "saham bonus", saya rasa anda akan mengambil kesimpulan yang sama.

"Wah, ada saham bonus," pikir anda dalam hati. "Menguntungkan nih."

Masalahnya, kesimpulan anda salah.

Nah, pos ini akan menjelaskan bahwa "saham bonus" cuma namanya saja bonus. Tapi alih-alih memberikan keuntungan, malahan saham "bonus" ini lebih banyak ruginya daripada untung.

Mari kita mulai.


Nilai Saham Bonus 

Misalkan bos andaArip Elitberkata pada anda, "Susan, bulan ini saya akan memberi kamu bonus."

Mata anda berbinar, senyum merekah di bibir. Anda mulai memikirkan tas, sepatu, kosmetik, dan lingerie yang hendak anda beli dengan "bonus" ini.

"Biasanya," lanjut si Arip, "gajimu yang Rp 3 juta saya bayar dengan 30 lembar pecahan 100.000. Bulan ini, kamu akan mendapatkan bonus 2 kali lipat lembar uang karena gajimu dibayarkan dengan uang pecahan 50.000."

Anda berusaha mencerna kalimat Arip tadi.

2 kali lipat 30 lembar = 60 lembar
60 lembar x Rp 50.000 = Rp 3.000.000

Artinya: nilai Rupiah gaji yang anda terima sama saja, hanya lembar uangnya yang 2 kali lipat.

"Bos sialan," umpat anda dalam hati. "Bonus apaan tuh?"

Tepat sekali.

Lalu apa hubungan ilustrasi di atas dengan saham bonus?

Akan saya jelaskan.

Untuk mempermudah diskusi, mari kita lihat pengumuman saham bonus P.T. Indospring Tbk (INDS):

Nama saham: P.T. Indospring Tbk (INDS)
Rasio saham bonus: 4 saham lama mendapat 1 saham baru
Cum saham bonus: 02 Juli 2014
Ex saham bonus: 03 Juli 2014
Tanggal Pencatatan (Recording Date): 07 Juli 2014
Tanggal pembayaran saham bonus: 22 Juli 2014

Arti pengumuman di atas adalah sebagai berikut: setiap pemegang saham INDS akan mendapatkan 1 lembar saham bonus untuk setiap 4 saham yang ia miliki sampai dengan bursa tutup pada tanggal 02 Juli 2014 (Cum saham bonus).

Nah, misalkan anda punya 4 lot saham INDS dan anda tidak menjual saham tersebut sampai dengan bursa tutup pada tanggal 02 Juli 2014. Ini berarti anda berhak mendapatkan 1 lot saham INDS sebagai bonus.

Pada Tabel 1 di bawah, coba anda perhatikan harga saham INDS pada penutupan (Close) tanggal 02 Juli 2014—tanggal Cum saham bonus:

Harga Close INDS 02 Juli 2014: Rp 2.905

Kalau pada hari berikutnya, 03 Juli 2014—tanggal Ex saham bonusanda memperhatikan harga INDS sebelum perdagangan saham dibuka, anda akan melihat:

Previous Price INDS (=harga Close kemarin) = Rp. 2.325.

Tabel 1. Harga Saham INDS Pada Cum dan Ex Saham Bonus (Sumber: HOTS KDB Daewoo Securities)

Kok bisa turun menjadi 2.325 padahal sebelumnya 2.905?

Bukankah seharusnya Previous Price adalah sama dengan harga Close kemarin?

Anda betul bahwa Previous Price seharusnya sama dengan harga Close kemarin.

(Kalau anda belum tahu hubungan Previous Price dengan harga Close, silahkan baca pos "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 1.")

Tapi dengan adanya saham bonus, harga saham INDS pada Ex Saham Bonus harus diSESUAIkan dengan tambahan saham bonus ini agar NILAI RUPIAH saham INDS tetap sama sebelum dan sesudah Ex Saham Bonus.

Artinya, nilai Rupiah saham INDS (jumlah saham dikalikan harga saham) anda pada saat perdagangan dibuka pada Ex Saham Bonus tanggal 03 Juli akan disesuikan menjadi SAMA dengan nilai Rupiah saham INDS anda pada hari sebelumnya.

Karena jumlah saham bertambah dan nilai Rupiah harus sama, berarti harga saham pada hari EX Saham Bonus harus berubah turun.

Itulah sebabnya harga INDS pada tanggal 03 Juli 2014 diSESUAIkan turun menjadi Rp 2.325 dari harga sebelumnya Rp 2.905.

Bingung?

Mari kita hitung bersama.

Tanggal: 02 Juli 2014 (Cum saham bonus)
Jumlah saham INDS yang anda miliki: 4 lot
Harga Close INDS 02 Juli 2014: Rp 2.905.
Nilai Rupiah saham INDS anda = 4 lot x (100 lembar/lot) x Rp 2.905 = Rp 1.162.000.

Tanggal: 03 Juli 2014 (Ex saham bonus)
Jumlah saham INDS yang anda miliki: 5 lot (4 lot + 1 lot bonus)
Previous Price INDS (=harga Close kemarin yang disesuaikan) = Rp. 2.325 (dibulatkan ke fraksi terdekat)
Nilai Rupiah saham INDS anda = 5 lot x (100 lembar/lot) x Rp 2.325 = Rp 1.162.500.

Perhatikan bahwa nilai Rupiah saham anda adalah sama (perbedaan Rp 500 hanyalah karena faktor pembulatan).

Pertanyaan saya: Kalau nilainya tetap sama, tetapi hanya jumlah lembar sahamnya yang bertambah, apakah ini patut disebut BONUS?
 
"Tapi, bung Iyan," kata anda. "Karena nilainya sama, memang kata 'bonus' kurang tepat. Tapi kan tidak merugikan?"

Memang sampai di sini permasalahan saham bonus hanyalah masalah bahasa, masalah semantik. Tapi kisah "saham bonus" belum selesai di sini. Silahkan lanjut baca ke pos "Mengapa 'Saham Bonus' Bukan Bonus, Bagian 2." [Belum terbit. Mohon berkunjung kembali.]






Pos-pos yang berhubungan:
  •  

Monday, June 30, 2014

Arti Istilah "Saham Bonus"

[Pos ini ©2014 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.] 

Saham bonus adalah aksi korporasi di mana pemegang saham lama mendapatkan sejumlah saham baru sebagai bonus. Pembagian saham bonus ini disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Setelah RUPS menyetujui pembagian saham bonus, emiten akan mengumumkan tanggal Cum dan Ex saham bonus, rasio saham bonus, dan tanggal pembayaran saham bonus seperti yang bisa anda lihat pada contoh jadwal saham bonus PT Timah (TINS) di bawah ini.

Nama saham: PT Timah (TINS)
Rasio Saham Bonus: 544 saham lama mendapat 261 saham baru
Cum Saham Bonus: 16 April 2014
Ex Saham Bonus: 17 April 2014
Tanggal pencatatan (Recording date): 22 April 2014
Tanggal pembayaran saham bonus: 07 May 2014

(Kalau anda belum tahu arti istilah Cum dan Ex, silahkan baca pos "Arti Istilah 'Cum' dan 'Ex' Dividen.")


Arti pengumuman di atas adalah sebagai berikut:

Setiap pemegang saham TINS akan mendapatkan 261 lembar saham bonus untuk setiap 544 saham yang ia miliki sampai dengan bursa tutup pada tanggal 16 April 2014 (Cum Saham Bonus). Investor yang membeli saham TINS pada tanggal 17 April 2014 (Ex Saham Bonus) TIDAK mendapatkan saham bonus. Saham bonus akan dikreditkan ke rekening efek pemegang saham pada tanggal pembayaran 07 May 2014.

Nah, sekarang anda sudah tahu arti istilah saham bonus. Saatnya saya memberitahu mengapa saya tidak suka aksi korporasi jenis ini.

Kalau anda tahu alasannya, saya yakin anda juga akan menghindari saham yang akan membagikan saham bonus. Mau tahu alasannya? Silahkan lanjut baca ke pos "Mengapa 'Saham Bonus' Bukan Bonus."







Pos-pos yang berhubungan:
  •  

Saturday, June 21, 2014

Mekanisme Transaksi Pre-Opening Bursa Efek Indonesia

[Pos ini ©2014 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Pernahkah anda memperhatikan bahwa pada jam 08:55sebelum perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia dibuka di jam 09.00 WIBada beberapa saham yang sudah ada transaksi terlaksana (Trade Done)-nya.

Figure 1. Trade Done Pre-Opening ADRO 19 Juni 2014 (Sumber: HOTS KDB Daewoo Securities)

Transaksi sebelum jam 09:00 ini adalah transaksi yang terlaksana di sesi Pre-Opening (Pra-Pembukaan).

Di pos ini saya akan membahas mekanisme transaksi sesi Pre-Opening ini: saham apa saja yang diperdagangkan, jadwal Pre-Opening, mekanisme pembentukan harga, dan mengapa bertransaksi di Pre-Opening.


Saham Yang Ditransaksikan di Pre-Opening

Saat ini saham yang ditransaksikan di sesi Pre-Opening adalah saham yang masuk indeks LQ45.

Kenapa cuma saham LQ45?

Ini adalah ketentuan dari otoritas Bursa Efek Indonesia.


Jadwal Sesi Pre-Opening 

Menurut Bursa Efek Indonesia, jadwal sesi Pre-Opening adalah jam 08:45 - 08:55. Artinya, anda bisa memasukkan order beli atau order jual dari jam 08:45 sampai dengan jam 08:55.

Tapi sepengalaman saya, anda bisa memasukkan order Pre-Opening SEBELUM 08:45. Kemungkinan yang terjadi adalah sistem trading broker anda menerima order yang anda masukkan sebelum jam 08:45. Lalu pada jam 08:45 sistem trading tersebut mengirim sekaligus ke komputer bursa (JATS) semua order yang diterima sebelum jam 08:45.

Perlu anda ketahui bahwa sebelum jam 08:55, semua order jual dan order beli ini TIDAK muncul di layar Bid/Offer ataupun layar Incoming Order.


Mekanisme Pembentukan Harga Pre-Opening 

Pada jam 08:55 komputer bursa akan menentukan pertemuan harga terbaik untuk semua order Buy/Sell yang masuk. Pada jam 08:55 pula, saham-saham Pre-Opening yang transaksinya terlaksana akan muncul di layar Trade Done (Order Match).

Mekanisme pembentukan harga kira-kira adalah sebagai berikut.

Misalkan kemarin saham TBIG tutup di harga Rp 7650, dan hari ini anda memasukkan order beli di Pre-Op di harga 7650. Nah, order beli anda belum tentu terlaksana di harga 7650. 

Kalau banyak pemain saham memasukkan order beli di harga 7800, order beli anda di 7650 tidak akan terlaksana karena pertemuan harga terbaik adalah, misalnya, di harga 7800.

Kebalikannya, kalau banyak pemain saham memasukkan order jual di harga 7500, order beli anda di 7650 bisa terlaksana di harga lebih murah karena pertemuan harga terbaik adalah, misalnya, di harga 7550. Jadi, walaupun order beli anda di harga 7650, anda mendapatkan saham tersebut di harga 7550. 

Bagaimana kalau anda menjual saham di Pre-Opening? 

Kembali ke contoh saham TBIG di atas. 

Misalkan kemarin saham TBIG tutup di harga Rp 7650, dan hari ini anda memasukkan order jual di Pre-Op di harga 7650. Nah, order anda belum tentu terlaksana di harga 7650. 

Kalau banyak pemain saham memasukkan order jual di harga 7400, order jual anda di 7650 tidak akan terlaksana karena pertemuan harga terbaik adalah, misalnya, di harga 7450.

Kebalikannya, kalau banyak pemain saham memasukkan order beli di harga 7850, order jual anda di 7650 bisa terlaksana di harga lebih tinggi karena pertemuan harga terbaik adalah, misalnya, di harga 7800. Jadi, walaupun order jual anda di harga 7650, saham anda laku di harga 7800. 

Bagaimana komputer bursa (JATS) menentukan pertemuan harga terbaik? 

JATS mempertemukan harga berdasarkan prioritas harga dan waktu.


Mengapa Bertransaksi di Pre-Opening 

Apakah ada manfaatnya bertransaksi di sesi Pre-Opening?

Tidak ada manfaat spesifik untuk bertransaksi di sesi Pre-Opening. Semua tergantung dari apa yang anda mau dan tebakan anda.

Kalau anda menebak bahwa harga saham akan naik banyak pada hari itu, anda bisa coba membeli saham yang anda minati di Pre-Opening. Kalau anda menebak bahwa harga saham akan turun drastis pada hari itu, anda bisa coba menjual saham yang anda miliki di Pre-Opening.

Bagaimana kalau anda tidak mau menebak arah pasar dan tidak berminat menjual atau membeli di Pre-Opening? Apakah sesi Pre-Opening ada gunanya untuk anda?

Ada.

Kalau anda tidak mau menebak arah pasar, aktivitas transaksi di Pre-Opening bisa menjadi indikator tebakan pemain-pemain saham lain.

Artinya, kalau harga saham turun di Pre-Opening bisa berarti ada pihak-pihak tertentu yang berminat menjual saham dalam jumlah besar.

Kebalikannya, kalau harga saham naik di Pre-Opening bisa berarti ada pihak-pihak tertentu yang berminat membeli saham dalam jumlah besar.

Tapi perlu anda ketahui pula bahwa naik-turunnya harga saham di Pre-Opening bisa jadi hanya euphoria sesaat. Ataupun karena kesalahan order. Silahkan baca pos "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 2." 

Sekarang anda sudah tahu mekanisme transaksi pada sesi Pre-Opening (Pra-Pembukaan) di Bursa Efek Indonesia. Bagaimana mekanisme transaksi di sesi Pre-Closing (Pra-Penutupan) dan Post-Closing (Pasca-Penutupan)? Mau tahu? Silahkan lanjut baca ke pos "Mekanisme Transaksi Pre-Closing & Post-Closing BEI."[Belum terbit. Mohon berkunjung kembali.]






Pos-pos yang berhubungan: